NOTE:konten dibuat hanya untuk alasan,semua bisa hidup tenang dan tentram,tidak ada niatan untuk menyudutkan salah satu pihak:dan memperbanyak info2 seperti ini saya rasa banyak hal positif didapatkan,sehingga orang lain akan tidak mudah terjerumus dalam lingkup modus2 penipuan.
Pada
zaman sekarang, segala sesuatu harus diraih dengan perjuangan untuk
mencapai taraf hidup yang layak. Perlu putar otak dan kerja lebih keras
agar kebutuhan hidup layak tersebut terpenuhi. Banyaknya godaan
mengikuti gaya hidup modern sering kali menjadikan kondisi keuangan
lebih besar pasak daripada tiang.
Saat kebutuhan lebih banyak daripada
penghasilan, tak jarang banyak yang terjebak mencari cara agar bisa
dapat pinjaman uang guna menutupi kebutuhan tersebut. Beragam cara
dilakukan, bisa dari lembaga perbankan atau kreditur yang lainnya. Ada
juga yang pergi ke sanak famili untuk cari pinjaman dana tambahan. Ada
juga yang melalui pinjaman online yang kini banyak ditawarkan di internet.
Berbicara tentang pinjaman online,
orang kadang sudah pesimis lebih dulu. Beberapa di antaranya berpikir
dan takut terkena penipuan. Sementara sisanya enggan mencoba karena
merasa syaratnya terlalu rumit. Padahal, tidak demikian. Agar tak
terjebak dengan penipuan berkedok pinjaman online, informasi kali ini bisa dijadikan pengetahuan tambahan.
Kenali Ciri-Ciri Modus Penipuan Berkedok Pinjaman Online
Ilustrasi Pinjaman Online
Tidak semua transaksi keuangan online berujung pada penipuan. Meski ada juga oknum yang menggunakan media online seperti media sosial yang menawarkan transaksi belanja online ataupun pinjaman online yang berujung pada penipuan.
Agar terhindar dari kondisi buruk
semacam itu, kita perlu membekali diri dengan informasi, terutama
bagaimana ciri transaksi yang bisa jadi modus penipuan berkedok pinjaman
online seperti yang dijelaskan berikut ini.
1. Terasa Adanya Paksaan untuk Menjadi Debitur
Debitur adalah orang yang meminjam sejumlah dana kepada pihak kreditur. Hal ini berlaku juga untuk jenis pinjaman online. Namun, Anda perlu waspada saat mengajukan pinjaman dan kemudian di-follow up
berlebihan dan terkesan adanya paksaan agar menjadi debitur. Bisa jadi
ini sebenarnya adalah modus penipuan yang hendak menjerat targetnya
dengan iming-iming sejumlah besar uang pinjaman.
2. Mengabaikan Riwayat Pinjaman Sebelumnya
Setiap kreditur akan mengecek riwayat
status pinjaman seseorang dengan cara mengakses Sistem Informasi
Debitur (SID) yang secara historis dibukukan Bank Indonesia (BI). Jadi,
seandainya pernah punya riwayat histori pinjaman yang buruk dalam bentuk
apa pun, seperti menunggak cicilan kredit multiguna (KMG) dari suatu
bank atau punya masalah dengan historis pembayaran kartu kredit, saat
akan mengajukan pinjaman, siap-siap saja mengalami penolakan.
Sementara di pihak lain ada juga pinjaman online yang memberikan iming-iming tanpa perlu tahu status riwayat pinjaman sebelumnya. Berhati-hatilah dalam memilih modus pinjaman online semacam ini. Karena pada dasarnya, bila hendak mengajukan pinjaman, baik online
maupun konvensional pada lembaga perbankan, status riwayat pinjaman
sebelumnya adalah salah satu faktor dari sukses atau gagalnya dana
pinjaman didapatkan.
3. Meminta Sejumlah Uang Sebagai Salah Satu Persyaratan Pencairan
Ciri yang ketiga ini adalah yang paling umum bisa dipakai untuk mengenali apakah suatu pinjaman online ini adalah modus penipuan atau tidak. Meminta sejumlah uang sebelum pencairan bukan persyaratan agar uang pinjaman bisa cair.
Jika ini terjadi, tentu saja yang demikian sudah mencurigakan. Karena itu, ada baiknya kalau calon kreditur pinjaman online
meminta sejumlah uang, yang dikatakan sebagai satu syarat jaminan atau
biaya administrasi, lebih baik tolak saja. Normalnya biaya administrasi
tidaklah besar dan disampaikan secara jelas di awal.
Jangan sampai Anda menjadi korban penipuan online
berkedok apa pun. Mengenali ciri-ciri seperti di atas adalah cara mudah
menangkal jerat penipuan. Bila Anda memang benar-benar berniat ajukan
pinjaman online, bisa mempelajari mekanisme, cara kerja, dan hal lain terkait persyaratannya seperti dijelaskan di bawah ini.
Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!
Hal Wajib yang Mesti Dilakukan Debitur Pinjaman Online
Mengisi Aplikasi Pinjaman Online
Memberikan pinjaman secara online
idealnya dilakukan lembaga perbankan terverifikasi sehingga memberikan
kemudahan dan rasa aman bagi masyarakat. Sebagai debitur, selain tahu
ciri penipuan berkedok pinjaman online, hal-hal berikut juga harus dilakukan juga demi transaksi yang aman dan nyaman.
1. Kenali Layanan dan Verifikasi Resmi Tidaknya Pemberi Kredit
Di Indonesia saat ini sudah dikenal beberapa situs penyedia jasa layanan pinjaman online.
Kita bisa dengan mudah mengaksesnya serta mencari tahu kemungkinan
mendapatkan pinjaman dari situs-situs semacam ini. Tentu saja yang
terpercaya adalah yang resmi dan terdaftar sebagai jasa penyedia layanan
pinjaman berbasis online.
2. Kredibilitas Kreditur Penting, Tak Ada Biaya Administrasi Biasanya Hanya Survei
Saat mengajukan pinjaman online yang resmi, calon debitur biasanya hanya diminta mengisi formulir data diri online. Selanjutnya, pihak kreditur yang akan menghubungi dengan intensitas wajar dan tak ada follow up berlebihan.
Bila verfikasi dari pihak kreditur
menganggap bahwa calon debitur memang layak secara administrasi, akan
ada survei sama seperti pinjaman offline konvensional. Proses
berikutnya adalah pencairan yang tentu tak ada biaya administrasi atau
pemotongan uang pinjaman dan sejenisnya.
3. Kenali Mekanisme dan Cara Kerja Pinjaman Online
Sama seperti pinjaman konvensional, pinjaman online
juga punya prosedur khusus sampai di mana uang pinjaman benar-benar
dicairkan. Biasanya yang pertama tentu mekanisme pengajuan pinjaman
dalam bentuk mengisi formulir saja.
Proses selanjutnya adalah pendalaman,
mulai dari survei, penjelasan mekanisme cicilan, dan bunga serta ragam
aktivitas informasi lainnya. Setelahnya, pihak kreditur yang akan
memutuskan apakah layak menerima pinjaman atau tidak.
4. Cari Informasi Lembaga Keuangan atau Penyedia Pinjaman
Lembaga resmi atau situs yang punya layanan penghubung pinjaman online yang kredibel dan terverifikasi akan sangat menjaga nama baiknya. Identitas yang lengkap dan jelas serta mudah dilacak dengan track record
yang bersih jadi salah satu contohnya. Bila perlu konfirmasi dan
verifikasi secara mendalam dengan datang langsung atau menghubungi via
nomor yang tertera.
Mencari pinjaman online
mungkin efektif dari segi waktu dan tenaga. Namun, sebagai calon
debitur, kejelian, kesabaran, dan kemauan untuk melakukan verifikasi
lembaga perbankan atau penyedia layanan keuangan online tetap harus dikedepankan. Hal ini bertujuan agar tak menyesal atau jadi korban penipuan di kemudian hari.
100% INFO FROM: https://www.cermati.com/artikel/gunakan-cara-ini-agar-terhindar-dari-penipuan-pinjaman-online
info bagus>https://www.cermati.com/artikel/5-cara-sehatkan-kembali-keuangan-anda-pasca-lebaran
Perihal produk yang
ditawarkan, biasanya adalah pinjaman dana cepat cair dan pinjaman tanpa
agunan atau yang lebih dikenal dengan nama KTA (Kredit Tanpa Agunan)
karena dinilai lebih memikat calon peminjam.
Oleh karena itu, kamu harus jeli melihat dan mengenali ciri-ciri modus
penipuan berkedok pinjaman online. Setidaknya ada lima ciri yang harus
kamu kenali dengan baik, seperti dikutip dari situs perbandingan dan
pengajuan produk keuangan HaloMoney.co.id, yaitu:
1. Penawarannya cenderung memaksa
Ketika kamu ingin mengajukan pinjam uang cepat secara online, pastinya
kamu akan menghubungi pihak pemberi pinjaman atau kreditur terlebih
dahulu untuk bertanya-tanya mengenai produk yang mereka miliki.
Pada saat kamu bertanya-tanya inilah, kamu harus mewaspadai tingkah laku
kreditur. Biasanya pada bagian ini, mereka tidak akan menjelaskan
secara detail perihal produk pinjaman yang mereka miliki. Tapi pada saat
follow up, mereka akan bersikap berlebihan dengan memaksa kamu untuk
menjadi debitur atau peminjam.
2. Memakai email tidak resmi
Pada saat follow up, kreditur resmi akan menghubungi kamu melalui
telepon dan mengirimkan email perusahaan resmi. Tapi tidak dengan
kreditur bodong. Mereka akan mengirim email tidak resmi. Bagaimana cara
mengetahuinya?
Email perusahaan resmi menggunakan alamat email perusahaan yang
terdaftar karena mereka mewakili perusahaan, bukan alamat email pribadi.
Misalkan saja xxxx@halomoney.co.id, bukan xxxx@gmail.com.
3. Syarat terlalu mudah
Salah satu persyaratan untuk dapat meminjam uang di bank atau lembaga
non-bank resmi lainnya adalah memiliki riwayat utang yang bersih dan
baik. Kerap kali ada calon peminjam yang pengajuan pinjamannya ditolak
karena punya catatan hutang yang buruk.
Kreditur resmi selalu melihat dan mengecek riwayat hutang dengan cara
mengakses Sistem Informasi Debitur (SID) atau melakukan BI checking.
Tapi hal ini tidak berlaku pada kreditur yang memiliki niat untuk
menipu. Mereka pastinya akan memberi iming-iming kalau akan mengabaikan
riwayat hutang milikmu. Inilah yang membuat banyak orang terjerat
penipuan peminjaman uang online.
4. Meminta uang muka
Ciri selanjutnya adalah mereka akan meminta sejumlah dana sebagai syarat
utama jika mau dana pinjaman cepat cair. Alasannya adalah untuk bisa
memudahkan proses administrasi.
Perlu kamu tahu, saat melakukan peminjaman online, memang ada biaya
administrasi, tapi itu hanya sebatas uang materai dan lain sebagainya
yang jumlahnya tidak seberapa.
Jadi kalau ada yang meminta dana hingga Rp 1 juta lebih, sudah pasti
mereka berniat untuk melakukan penipuan terhadapmu.
Kamu pasti bertanya-tanya, kenapa orang yang ingin meminjam uang justru
dimintai uang? Kebanyakan orang yang mengajukan pinjam uang cepat sedang
dalam keadaan terdesak atau benar-benar butuh sejumlah dana yang
jumlahnya cukup besar dengan segera.
Jadi mereka pasti akan rela untuk mengeluarkan Rp 1 juta untuk
mendapatkan pinjaman sebesar Rp 100 juta.
5. Meminta PIN dan Password
Kamu patut mencurigai dan waspada terhadap kreditur yang meminta pin
atau password perbankan yang kamu miliki dengan alasan untuk kelengkapan
dana debitur.
Umumnya pada tahapan awal, data yang diminta hanyalah nama, nomor
telepon, alamat email. Pin atau password perbankan adalah hal yang
sifatnya pribadi dan tidak boleh diberitahukan kepada orang lain.
Perihal produk yang
ditawarkan, biasanya adalah pinjaman dana cepat cair dan pinjaman tanpa
agunan atau yang lebih dikenal dengan nama KTA (Kredit Tanpa Agunan)
karena dinilai lebih memikat calon peminjam.
Oleh karena itu, kamu harus jeli melihat dan mengenali ciri-ciri modus
penipuan berkedok pinjaman online. Setidaknya ada lima ciri yang harus
kamu kenali dengan baik, seperti dikutip dari situs perbandingan dan
pengajuan produk keuangan HaloMoney.co.id, yaitu:
1. Penawarannya cenderung memaksa
Ketika kamu ingin mengajukan pinjam uang cepat secara online, pastinya
kamu akan menghubungi pihak pemberi pinjaman atau kreditur terlebih
dahulu untuk bertanya-tanya mengenai produk yang mereka miliki.
Pada saat kamu bertanya-tanya inilah, kamu harus mewaspadai tingkah laku
kreditur. Biasanya pada bagian ini, mereka tidak akan menjelaskan
secara detail perihal produk pinjaman yang mereka miliki. Tapi pada saat
follow up, mereka akan bersikap berlebihan dengan memaksa kamu untuk
menjadi debitur atau peminjam.
2. Memakai email tidak resmi
Pada saat follow up, kreditur resmi akan menghubungi kamu melalui
telepon dan mengirimkan email perusahaan resmi. Tapi tidak dengan
kreditur bodong. Mereka akan mengirim email tidak resmi. Bagaimana cara
mengetahuinya?
Email perusahaan resmi menggunakan alamat email perusahaan yang
terdaftar karena mereka mewakili perusahaan, bukan alamat email pribadi.
Misalkan saja xxxx@halomoney.co.id, bukan xxxx@gmail.com.
3. Syarat terlalu mudah
Salah satu persyaratan untuk dapat meminjam uang di bank atau lembaga
non-bank resmi lainnya adalah memiliki riwayat utang yang bersih dan
baik. Kerap kali ada calon peminjam yang pengajuan pinjamannya ditolak
karena punya catatan hutang yang buruk.
Kreditur resmi selalu melihat dan mengecek riwayat hutang dengan cara
mengakses Sistem Informasi Debitur (SID) atau melakukan BI checking.
Tapi hal ini tidak berlaku pada kreditur yang memiliki niat untuk
menipu. Mereka pastinya akan memberi iming-iming kalau akan mengabaikan
riwayat hutang milikmu. Inilah yang membuat banyak orang terjerat
penipuan peminjaman uang online.
4. Meminta uang muka
Ciri selanjutnya adalah mereka akan meminta sejumlah dana sebagai syarat
utama jika mau dana pinjaman cepat cair. Alasannya adalah untuk bisa
memudahkan proses administrasi.
Perlu kamu tahu, saat melakukan peminjaman online, memang ada biaya
administrasi, tapi itu hanya sebatas uang materai dan lain sebagainya
yang jumlahnya tidak seberapa.
Jadi kalau ada yang meminta dana hingga Rp 1 juta lebih, sudah pasti
mereka berniat untuk melakukan penipuan terhadapmu.
Kamu pasti bertanya-tanya, kenapa orang yang ingin meminjam uang justru
dimintai uang? Kebanyakan orang yang mengajukan pinjam uang cepat sedang
dalam keadaan terdesak atau benar-benar butuh sejumlah dana yang
jumlahnya cukup besar dengan segera.
Jadi mereka pasti akan rela untuk mengeluarkan Rp 1 juta untuk
mendapatkan pinjaman sebesar Rp 100 juta.
5. Meminta PIN dan Password
Kamu patut mencurigai dan waspada terhadap kreditur yang meminta pin
atau password perbankan yang kamu miliki dengan alasan untuk kelengkapan
dana debitur.
Umumnya pada tahapan awal, data yang diminta hanyalah nama, nomor
telepon, alamat email. Pin atau password perbankan adalah hal yang
sifatnya pribadi dan tidak boleh diberitahukan kepada orang lain.
KOMPAS.com - Sekarang
zaman sudah sangat canggih, tak hanya berbelanja saja yang bisa
dilakukan secara online, tapi mengajukan pinjaman uang juga bisa
dilakukan secara online tanpa perlu keluar rumah dan datang ke bank.
Peminjaman uang secara online ini dilakukan oleh lembaga keuangan online
atau yang lebih dikenal dengan istilah Fintech (Financial Technology).
Mereka akan memberikan pinjaman dana dengan cara sederhana sehingga
mudah dilakukan bagi para nasabah.
Hal inilah yang kerap kali disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak
bertanggung jawab dengan menggunakan modus penipuan pinjaman online.
Sudah banyak kasus yang mengatasnamakan lembaga peminjaman uang yang
kemudian membawa kabur dana milik nasabah bank tertentu.
Baca juga : Banyak Tawaran Pinjaman Online, Hati-Hati Jebakan Rentenir
Online
Perihal produk yang ditawarkan, biasanya adalah pinjaman dana cepat cair
dan pinjaman tanpa agunan atau yang lebih dikenal dengan nama KTA
(Kredit Tanpa Agunan) karena dinilai lebih memikat calon peminjam.
Oleh karena itu, kamu harus jeli melihat dan mengenali ciri-ciri modus
penipuan berkedok pinjaman online. Setidaknya ada lima ciri yang harus
kamu kenali dengan baik, seperti dikutip dari situs perbandingan dan
pengajuan produk keuangan HaloMoney.co.id, yaitu:
1. Penawarannya cenderung memaksa
Ketika kamu ingin mengajukan pinjam uang cepat secara online, pastinya
kamu akan menghubungi pihak pemberi pinjaman atau kreditur terlebih
dahulu untuk bertanya-tanya mengenai produk yang mereka miliki.
Pada saat kamu bertanya-tanya inilah, kamu harus mewaspadai tingkah laku
kreditur. Biasanya pada bagian ini, mereka tidak akan menjelaskan
secara detail perihal produk pinjaman yang mereka miliki. Tapi pada saat
follow up, mereka akan bersikap berlebihan dengan memaksa kamu untuk
menjadi debitur atau peminjam.
2. Memakai email tidak resmi
Pada saat follow up, kreditur resmi akan menghubungi kamu melalui
telepon dan mengirimkan email perusahaan resmi. Tapi tidak dengan
kreditur bodong. Mereka akan mengirim email tidak resmi. Bagaimana cara
mengetahuinya?
Email perusahaan resmi menggunakan alamat email perusahaan yang
terdaftar karena mereka mewakili perusahaan, bukan alamat email pribadi.
Misalkan saja xxxx@halomoney.co.id, bukan xxxx@gmail.com.
3. Syarat terlalu mudah
Salah satu persyaratan untuk dapat meminjam uang di bank atau lembaga
non-bank resmi lainnya adalah memiliki riwayat utang yang bersih dan
baik. Kerap kali ada calon peminjam yang pengajuan pinjamannya ditolak
karena punya catatan hutang yang buruk.
Kreditur resmi selalu melihat dan mengecek riwayat hutang dengan cara
mengakses Sistem Informasi Debitur (SID) atau melakukan BI checking.
Tapi hal ini tidak berlaku pada kreditur yang memiliki niat untuk
menipu. Mereka pastinya akan memberi iming-iming kalau akan mengabaikan
riwayat hutang milikmu. Inilah yang membuat banyak orang terjerat
penipuan peminjaman uang online.
4. Meminta uang muka
Ciri selanjutnya adalah mereka akan meminta sejumlah dana sebagai syarat
utama jika mau dana pinjaman cepat cair. Alasannya adalah untuk bisa
memudahkan proses administrasi.
Perlu kamu tahu, saat melakukan peminjaman online, memang ada biaya
administrasi, tapi itu hanya sebatas uang materai dan lain sebagainya
yang jumlahnya tidak seberapa.
Jadi kalau ada yang meminta dana hingga Rp 1 juta lebih, sudah pasti
mereka berniat untuk melakukan penipuan terhadapmu.
Kamu pasti bertanya-tanya, kenapa orang yang ingin meminjam uang justru
dimintai uang? Kebanyakan orang yang mengajukan pinjam uang cepat sedang
dalam keadaan terdesak atau benar-benar butuh sejumlah dana yang
jumlahnya cukup besar dengan segera.
Jadi mereka pasti akan rela untuk mengeluarkan Rp 1 juta untuk
mendapatkan pinjaman sebesar Rp 100 juta.
5. Meminta PIN dan Password
Kamu patut mencurigai dan waspada terhadap kreditur yang meminta pin
atau password perbankan yang kamu miliki dengan alasan untuk kelengkapan
dana debitur.
Umumnya pada tahapan awal, data yang diminta hanyalah nama, nomor
telepon, alamat email. Pin atau password perbankan adalah hal yang
sifatnya pribadi dan tidak boleh diberitahukan kepada orang lain.
Artikel ini merupakan konten kerja sama dengan HaloMoney.co.id,
Kompas.com tidak bertanggungjawab atas isi tulisan.
Harus diakui, keberadaan sejumlah situs jual beli online
memang cukup membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Tak perlu
pergi jauh-jauh untuk membeli barang yang kita butuhkan. Cukup nyalakan
ponsel, cari barang di situs tersebut, bayar, dan cling pesanan pun
sampai di rumah kita.
Sayangnya, tak semua proses pembelian berjalan seperti cerita di
atas. Karena para pembeli di marketplace yang ada saat ini merupakan
target dari para pelaku kejahatan penipuan. Seperti sejumlah kasus
penipuan yang pernah dialami para buyer di situs Bukalapak. Seperti apa saja modus-modus penipuan yang marak terjadi di
Bukalapak? Berikut kami ulas beberapa kasus penipuan yang paling sering
terjadi. Uang Dikirim, Barang Tak Sampai Ini merupakan cara paling banyak digunakan oleh para penipu di berbagai marketplace,
termasuk Bukalapak. Pemilik lapak memasang harga miring terhadap barang
yang dijualnya. Harga ini merupakan perangkap agar banyak pembeli yang
tertarik. Saat ada pembeli yang sudah mengirim uang ke rekening
Bukalapak, aksi penipu ini dilanjutkan. Karena memang berniat menipu, penjual palsu ini tidak akan mengirim
barang yang mereka jual di Bukalapak. Pembeli pun merasa resah karena
barang yang dibelinya tak kunjung datang. Saat dihubungi, pihak penjual palsu ini memasang banyak alasan. Seperti stok yang kosong sehingga harus menunggu beberapa hari. Ketika pembeli meminta pembatalan, malah akan diarahkan untuk mengisi
feedback. Dalam form feedback ini nantinya pembeli akan diarahkan untuk
menekan tombol “konfirmasi terima barang”. Artinya pembeli akan
dianggap telah menerima barang, meski pada kenyataannya sama sekali
belum menerima. Selanjutnya, akun penjual pun akan tutup. Nomor yang sebelumnya bisa
dihubungi pun mendadak mati. Dan, uang Anda yang sudah dikirimkan pun
hangus. Sementara barang yang diinginkan tak kunjung datang. Mengganti Akun Pembeli Seorang pembeli yang ingin melakukan transaksi di Bukalapak, pasti punya akun di marketplace tersebut.
Nah, modus penipuan lain yang pernah terjadi adalah dengan melakukan
teknik phising yang biasanya dilakukan oleh para pelaku pembobol
rekening. Ketika seorang pembeli sudah mengirimkan uang sesuai harga yang
disepakati, dia akan dihubungi oleh penipu. Namun, bukan untuk memberi
tahu bahwa barangnya sudah dikirim. Melalui jalur komunikasi chat seperti Whatsapp, penipu ini mengaku
dari bagian suplier pengiriman dan meminta pembeli untuk meng-klik satu
buah link url http://info.pengiriman.unaux.com yang tidak terkait dengan
Bukalapak. Pembeli yang sangat menginginkan barang karena mendapat
harga yang sangat murah biasanya akan lebih mudah terjebak. Di dalam link tersebut, Anda akan diminta memasukkan data pribadi
akun Bukalapak. Seperti nomor telepon hingga password akun. Jika pembeli
sudah terpancing dan memberikan semua data-data tersebut, artinya dia
sudah masuk jebakan penipu. Pasalnya, saat pembeli melakukan login dalam situs phising
tersebut, yang muncul justru “maaf account anda tidak terdaftar”. Ketika
pembeli mencoba login ke Bukalapak, akun yang dia buat sudah tidak bisa
diakses lagi. Itu artinya, pelaku sudah mengubah semua data yang ada
dalam akun pembeli. Sebelumnya, penipu ini sudah membatalkan orderan sehingga uang yang
sudah masuk ke rekening Bukalapak kembali ke rekening Bukadompet pembeli
yang kini sudah dikuasai penipu. Selanjutnya, penipu tinggal mencairkan
dana yang ada ke rekening pribadinya. Pembeli pun hanya bisa gigit
jari. Pengiriman Fiktif Jangan mudah tergiur oleh harga yang miring ketika Anda berbelanja di
Bukalapak. Karena bisa jadi ini adalah pancingan dari para penipu yang
banyak bertebaran di dunia maya. Seperti pengalaman seorang pembeli di
Bukalapak berikut ini. Tertarik dengan harga sebuah ponsel yang jauh di bawah pasaran,
pembeli yang sebut saja A ini langsung mengirim uang. Agar cepat, dia
meminta barang dikirim via ojek online. Di sinilah keanehan mulai
terjadi. Saat melihat ke histori transaksi, A melihat ada banyak driver ojek online.
Seperti tidak kunjung mendapatkan driver yang mau mengirimkan barang.
Karena ada nomor telepon driver di histori tersebut, dia pun mencoba
menghubungi salah satunya. Ternyata sang driver mengaku si penjual tidak
menjawab saat ditelepon. Saat penjual dihubungi, dia mengaku tidak ada ojek online
yang mau mengantarkan barang. Dia malah meminta A untuk mentransfer
langsung dana ke rekening pribadi. Beruntung, si pembeli cepat sadar
akan masuk jebakan, jika melakukan transfer uang secara langsung dan
minta membatalkan pesanan. Tak dinyana, sebelum pesanan dibatalkan ada ojek online yang
menerima order yang artinya barang sudah terkirim. Namun ternyata ini
adalah pengiriman fiktif. Karena tidak ada barang yang dikirim. Pihak
ojek online mengaku disuruh menyelesaikan pengiriman meski tidak membawa barangnya. Resi Aspal Ada juga modus penipuan yang menggunakan resi aspal, alias asli tapi
palsu. Kejadian ini dialami seorang pembeli di Bukalapak. Saat itu dia
memesan sebuah ponsel dari salah satu merchant yang ada di Bukalapak. Harga sudah disepakati dengan ongkos kirim untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Keanehan mulai terlihat saat penjual mengirim resi. Pasalnya, ongkir
yang diminta adalah untuk wilayah Jakarta, tapi resinya memiliki kode
dari Batam. Saat itu dia berpikir mungkin penjual mengambil barang dari
Batam. Kebetulan, pembeli ini bertindak seperti seorang dropshiper,
yang membeli barang yang merupakan pesanan orang lain. Selang beberapa
hari, seseorang yang mengaku penerima di alamat yang dituju mengirim SMS
telah menerima barang dengan kondisi baik. Ini sebenarnya merupakan
pancingan agar si pembeli memencet tombol konfirmasi barang sudah
diterima. Beruntung, dia tidak langsung memenuhi keinginan si penipu. Dia
konfirmasi ulang kepada pihak penerima yang asli. Dan diketahui dia sama
sekali belum menerima barang. Dengan segera pembeli ini menghubungi
Bukalapak untuk menahan uang yang telah dikirimnya pada transaksi
tersebut. Sehingga dia masih bisa lolos dari upaya penipuan ini.
100% copy paste: sumber info : https://www.simulasikredit.com/waspada-ini-modus-modus-penipuan-di- bukalapak/
NOTE:BUKALAPAK dalam hal ini penyedia/jasa rekber,artinya,tidak ada kaitan langsung dengan kejadian2 penipuan online di perusahaan layanan jasanya,tapi lebih kepada individu2 yg memanfaatkan layanan jual beli online ini,so gaes,anda harus lebih berhati hati dalam hal ini,lebih cermat dan lebih pintar memilih toko online yang benar2 recomended.see you next topic.
YouTube adalah sebuah situs web berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan Paypal pada Februari 2005. Situs web ini memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video.Perusahaan ini berkantor pusat di San bruno, California, dan memakai teknologi Adobe flash video dan HTML 5 untuk menampilkan berbagai macam konten video buatan pengguna/creator, termasuk klip film, klip TV, dan video musik. Selain itu, konten amatir seperti blog video, video orisinal pendek, dan video pendidikan juga ada dalam situs ini.
Kebanyakan konten di YouTube diunggah oleh individu, meskipun perusahaan-perusahaan media seperti CBC, BBC, VEVO, Hulu, dan organisasi lain sudah mengunggah material mereka ke situs ini sebagai bagian dari program kemitraan YouTube.
Pengguna tak terdaftar dapat menonton video, sementara pengguna
terdaftar dapat mengunggah video dalam jumlah tak terbatas. Video-video
yang dianggap berisi konten ofensif hanya bisa ditonton oleh pengguna
terdaftar berusia 18 tahun atau lebih. Pada November 2006, YouTube, LLC
dibeli oleh Google dengan nilai US$1,65 miliar dan resmi beroperasi sebagai anak perusahaan Google.
Sejarah perusahaan:
YouTube didirikan oleh Chad hurley, Steve Chen, dan Jawed karim, yang sebelumnya merupakan karyawan pertama Paypal. Hurley belajar desain di Indiana University of Pennsylvania, sementara Chen dan Karim belajar ilmu komputer di University of Illinois at Urbana-Champaign.
Menurut cerita yang berulang-ulang diterbitkan di media, Hurley
dan Chen mengembangkan ide YouTube pada bulan-bulan pertama tahun 2005
setelah mengalami kesulitan saat berbagi video pesta makan malam di
apartemen Chen di San Francisco. Karim tidak datang ke pesta dan menolak
pesta tersebut pernah terjadi, sementara Chen berkomentar bahwa ide
YouTube tercetuskan setelah pesta makan "tampaknya diperkuat oleh metode
pemasaran yang terpusat pada menciptakan cerita yang mudah dicerna
konsumen".
YouTube berawal sebagai sebuah perusahaan teknologi rintisan yang didanai oleh investasi senilai $11,5 juta dari Sequoia Capital antara November 2005 dan April 2006. Kantor pertama YouTube terletak di atas sebuah restoran Jepang dan pizzeria di San Mateo, California. Nama domainwww.youtube.com aktif pada 14 Februari 2005 dan situs ini dikembangkan pada bulan-bulan berikutnya.
Video pertama di YouTube berjudul Me at the zoo. Video ini menampilkan pendiri pendamping Jawed Karim di San Diego Zoo. Video ini diunggah pada tanggal 23 April 2005 dan masih ada sampai sekarang di situs ini.
YouTube menawarkan uji beta
pada Mei 2005, enam bulan sebelum peluncuran resmi pada November 2005.
Pertumbuhan situs ini meroket dan pada bulan Juli 2006, perusahaan ini
mengumumkan bahwa lebih dari 65.000 video diunggah setiap harinya dan
situs ini menerima 100 juta kunjungan video per hari.[Menurut data yang dikumpulkan perusahaan riset pasarcomScore, YouTube adalah penyedia video daring utama di Amerika Serikat dengan pangsa pasar 43 persen dan lebih dari 14 miliar video ditonton pada bulan Mei 2010.YouTube mengatakan bahwa sekitar video berdurasi total 60 jam diunggah
setiap menit dan tiga perempat materialnya berasal dari luar A.S. Situs ini menerima delapan ratus juta kunjungan unik setiap bulannya. Diperkirakan bahwa pada tahun 2007 YouTube mengonsumsi pita lebar yang sama besarnya seperti seisi Internet tahun 2000. Alexa menempatkan YouTube sebagai situs ketiga yang paling banyak dikunjungi di Internet, setelah Google dan Facebook.
Pemilihan nama www.youtube.com memunculkan masalah dengan situs bernama serupa, www.utube.com. Pemilik situs tersebut, Universal Tube & Rollform Equipment,
mengajukan tuntutan hukum terhadap YouTube pada bulan November 2006
setelah situsnya dibanjiri pengunjung yang ingin mencari YouTube.
Universal Tube sejak itu mengubah nama situsnya menjadi www.utubeonline.com. Pada bulan Oktober 2006, Google Inc. mengumumkan bahwa mereka telah membeli YouTube dengan nilai $1,65 miliar dalam bentuk saham. Persetujuan ini dirampungkan pada 13 November 2006.Google tidak memberikan informasi rinci mengenai biaya operasi YouTube dan pendapatan YouTube tahun 2007 ditulis "tidak material" dalam pengisian formulir wajib. Bulan Juni 2008, sebuah artikel di majalah Forbes memperkirakan pendapatan YouTube tahun 2008 mencapai $200 juta setelah mengamati kemajuan penjualan iklannya.Pengunjung YouTube rata-rata menghabiskan 15 menit sehari untuk
menonton video di sana, berbeda dengan 4-5 jam sehari yang dihabiskan
warga Amerika Serikat biasa untuk menonton televisi.
YouTube menjajaki kerja sama pemasaran dan periklanan dengan NBC pada bulan Juni 2006. Bulan November 2008, YouTube membuat persetujuan dengan MGM, Lions Gate Entertainment, dan CBS,
yang mengizinkan mereka mengunggah film dan episode televisi berdurasi
penuh ke situs ini, disertai kotak iklan khusus penonton AS yang diberi
nama "Shows". Tindakan ini bertujuan menciptakan persaingan dengan situs
web seperti Hulu, yang menyimpan material tayangan dari NBC, Fox, dan Disney.Bulan November 2009, YouTube meluncurkan "Shows" untuk penonton
Britania Raya dan menawarkan sekitar 4.000 acara berdurasi penuh dari 60
mitranya.Pada Januari 2010, YouTube memperkenalkan layanan sewa film daring, yang saat ini hanya tersedia untuk pengguna di kawasan Amerika Serikat, Kanada, dan Britania Raya.Layanan ini menawarkan lebih dari 6.000 film.
Pada bulan Maret 2010, YouTube mulai menyiarkan konten tertentu secara gratis, termasuk 60 pertandingan kriket Indian Premier League. Menurut YouTube, ini merupakan siaran acara olahraga besar via Internet pertama di dunia yang bersifat gratis.
Pada tanggal 31 Maret 2010, YouTube meluncurkan desain situs baru
dengan tujuan menyederhanakan antarmuka dan meningkatkan waktu yang
dihabiskan pengguna di situs ini. Manajer Produk Google Shiva Rajaraman
berkomentar: "Kami merasa perlu mundur sedikit dan membereskan
segalanya."
Pada bulan Mei 2010, YouTube dilaporkan melayani lebih dari dua miliar
video per hari, jumlah yang dianggap "nyaris dua kali lipat penonton
primetime di ketiga jaringan televisi terbesar Amerika Serikat". Pada Mei 2011, YouTube melaporkan di blog perusahaannya bahwa situs ini menerima lebih dari tiga miliar kunjungan per hari.Bulan Januari 2012, YouTube menyatakan bahwa jumlah tersebut naik menjadi empat miliar per hari.
Bulan Oktober 2010, Hurley menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatan CEO YouTube dan menjadi penasihat perusahaan. Salar Kamangar akan mengambil alih kendali perusahaan ini.
Pada bulan April 2011, James Zern, seorang teknisi perangkat
lunak YouTube, mengungkapkan bahwa 30 persen video di YouTube mewakili
99 persen kunjungan ke situs ini.
Pada November 2011, jejaring sosial Google+ terintegrasi langsung dengan YouTube dan penjelajah web Chrome, sehingga video-video YouTube bisa ditonton di Google+.Bulan Desember 2011, YouTube meluncurkan antarmuka baru. Kanal video
ditampilkan di kolom tengah halaman utama, sama seperti umpan berita
situs-situs jejaring sosial.
Pada saat yang sama, versi baru logo YouTube dipasang dengan bayangan
merah yang lebih gelap. Inilah perubahan desain pertama mereka sejak
Oktober 2006.
ok gaes segitu saja ulasan ringan tentang sejarah Youtube berdiri,thanks and see yaa..-_-
sumber berita/info: https://id.wikipedia.org/wiki/YouTube